Chaidarabdullah’s Weblog

KEMANA DEWAN KEAMANAN SAAT ISRAEL MENGGEMPUR LEBANON ?

Posted by: chaidarabdullah on: Mei 8, 2008

Oleh Chaidar Abdullah

        Jakarta, 28/7 (ANTARA) – Tak sampai 24 jam setelah serdadu Irak menyerbu Lebanon tahun 1990, Dewan Keamanan mengeluarkan resolusi penarikan pasukan Baghdad, tapi empat hari setelah Israel menggempur Lebanon, tak satu resolusi pun dikeluarkan badan dunia itu.

        Penghujung tahun 1990, Irak dikutuk karena menduduki negara berdaulat, dan ketika Baghdad tak mau menarik pasukannya, gempuran pun dilancarkan. Hasilnya, sejak Perang Teluk awal tahun 1991, Irak sampai sekarang masih dikenakan embargo ekonomi dan “tak bisa berkutik” karena “ditodong” dengan resolusi gencatan senjata Perang Teluk.

        IsraelLebanon, tapi apakah Lebanon bukan negara berdaulat sehingga negara Yahudi itu bisa seenaknya melancarkan serangan udara, darat dan laut terhadap Lebanon.

        Israel berkilah serangan tersebut dilancarkan terhadap posisi pejuang Hizbullah dan Palestina, tapi hasilnya, tak kurang dari 350.000 warga warga Lebanon harus mengungsi.

        Pengungsian itu memang menjadi salah satu sasaran Israel guna memojokkan BeirutIsraelLebanon hari Ahad (25/7).

        Ketua Dewan Keamanan bulan Juli, Sir david Hannay — dari Inggris — hari Selasa dilaporkan mengatakan Dewan Keamanan hanya akan mengeluarkan deklarasi kepresidenan dan bukan resolusi.

        Hannay juga menyatakan Dewan Keamanan mungkin akan memperpanjang mandat UNIFIL di Lebanon selama enam bulan lagi, meskipun posisi UNIFIL di Lebanon ikut terkena serangan Israel sehingga melukai tiga prajurit Nepal.

        Pernyataan Hannay selanjutnya agak “membesarkan hati”, karena Dewan Keamanan akan menyampaikan “keprihatinan mendalam sebab operasi perdamaian di Lebanon menghadapi ancaman akibat kerusuhan di Lebanon“.

        Mengancam proses perdamaian

        Negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam hari Senin (26/7) mengutuk serangan tersebut dan anggota Masyarakat Eropa mendesak Israel agar menghentikan serangannya di Lebanon.

        Pada saat yang sama Liga Arab dilaporkan menyeru PBB agar segera campurtangan untuk membuat Israel menghentikan serangannya terhadap Lebanon Selatan dan mematuhi Resolusi Nomor 425 Dewan Keamanan, yang menetapkan penarikan penuh IsraelLebanon.

        Liga 21 anggota itu juga menyatakan serangan Israel menghalangi proses perdamaian Timur Tengah. Israel sejak bulan Oktober 1991 terlibat pembicaraan perdamaian dengan Suriah, Jordania, Lebanon dan Palestina tapi sampai babak kesepuluh pembicaraan tersebut belum membuahkan hasil nyata.

        Jordania menyatakan bahwa tindakan JerusalemIranIsraelBabelIsraelIsraelIsraelLebanon bukan kejutan.

        Israel, katanya, telah memperluas dimensi kebijakannya untuk menuntaskan masalah lama dan menutupi sisi lain kebijakannya yang ditujukan untuk menggagalkan proses perdamaian.

        Akan tetapi Menteri Luar Negeri AS Warren Christopher berpendapat lain. kemajuan dalam pembicaraan perdamaian Timur Tengah adalah satu-satunya penawar bagi kerusuhan tersebut.

        Naikkan “pamor” Suriah

        Meskipun Wakil Menteri Luar Negeri AS, Eduard Djerejian, menuduh Suriah, Iran dan Hizbullah sebagai penyebab serangan Israel itu, Suriah sendiri — yang sampai hari Rabu (28/7) berhasil menahan diri — mendapat pujian dari Presiden AS Bill Clinton.

        Kendati demikian Damaskus berpendapat serangan IsraelClintonClintonIsraelLebanon dan terikat persetujuan mengenai kerjasama ekonomi dan militer dengan pemerintah Beirut. Suriah, yang tiga prajuritnya tewas dalam serangan IsraelLebanon.

        Bila pertempuran berkecamuk antara Suriah dan Israel, Timur Tengah bisa terseret ke dalam kekacauan baru.

        Sejauh ini, serangan IsraelIsraelIsraelBabel28/07/93 20:44) ?. ( seperti yang dipertanyakan harian sudah berulangkali tidak mematuhi resolusinya — mensahkan tindakan keras terhadap telah menggetarkan dunia dan menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat internasional — reaksi keras pun telah dilontarkan berbagai pihak — tapi negara Yahudi itu tidak memperlihatkan tanda akan berhenti dari aksi kerasnya di Lebanon.

        Akankah Dewan Keamanan PBB — yang kelihatan tak berdaya, meskipun , menempatkan sebanyak 35.000 prajurit di menyerang posisi pasukannya guna menyeret Damaskus ke dalam perang baru, tetap berusaha menahan diri.

        Suriah adalah pendukung utama pemerintah tidak membuat Suriah dikeluarkan dari daftar negara pendukung terorisme.

        Suriah, yang menuduh hari Selasa (27/7), sebagaimana dilaporkan, mengatakan Suriah telah memperlihatkan penahanan diri yang patut dipuji.

        Namun, pujian tersebut membuat Timur Tengah berada di ambang perang baru.

        terhadap .

        Al-Baath, harian Partai Baath yang berkuasa di Suriah, memberitakan proses perdamaian menghadapi cobaan berat akibat serangan itu. “Pihak manapun yang membahayakan proses tersebut, sebenarnya membahayakan stabilitas kedamaian dan keamanan di wilayah ini,” kata Al-Baath.

        Di Uni Emirat Arab, harian Al-Ittihad berkomentar serangan tersebut dan mempertanyakan kemungkinan Dewan Keamanan akan bersidang bagi pengesahan resolusi terhadap , mengutuk kebungkaman dunia atas serangan terus bersikap keras kepala, meskipun pihak Arab sudah memperlihatkan kesediaannya bagi mewujudkan perdamaian.

        Harian Irak, berpendapat tersebut berdampak negatif pada pembicaraan perdamaian.

        Kementerian Luar Negeri dari mulai melancarkan serangan terhadap dan pendukungnya, Suriah, agar menekan pejuang Hizbullah dan Palestina untuk menghentikan serangan terhadap Israel Utara.

        Hari Selasa, beberapa sumber keamanan Lebanon, sebagaimana dikutip kantor-kantor berita Barat, mengatakan jumlah korban jiwa mencapai 63 orang, sebagian besar penduduk sipil, dan cedera 450 orang.

        Sampai Rabu petang (28/7), Dewan Keamanan belum menyiarkan pernyataan resmi padahal saat ini memang tidak menduduki

 

Tag:

1 Tanggapan ke "KEMANA DEWAN KEAMANAN SAAT ISRAEL MENGGEMPUR LEBANON ?"

amerika dan israel adalah teroris yg nyata tapi ko ga ada negara pun yg berani mementang mereka padahal fakta banyak jia yg jadi korban jiwa, buat apa ada perserikatan bangsa bangsa kalau negara aggotanya ta bisa berbuat apa apa ?

Tinggalkan Balasan