Chaidarabdullah’s Weblog

Posts Tagged ‘P.Timteng

HAMBATAN DI BALIK KEGAGALAN PERSETUJUAN SOAL AL-KHALIL

Posted by: chaidarabdullah on: Agustus 20, 2008

       Oleh Chaidar Abdullah
        Jakarta, 5/1/97 (ANTARA) – Kegagalan upaya utusan khusus AS, Dennis Ross untuk mewujudkan penarikan militer Israel dari Al-Khalil tampaknya bukan hanya terletak pada sikap tak kenal kompromi PM Israel Benjamin Netanyahu, yang selalu menggembar-gemborkan masalah keamanan pemukim Yahudi di kota Para Nabi tersebut.

SIKAP NETANYAHU MULAI BERUBAH

Posted by: chaidarabdullah on: Agustus 20, 2008

 

 Oleh Chaidar Abdullah
        Jakarta, 17/1/97 (ANTARA) – Bagi pemimpin Palestina Yasser Arafat awal 1997 ini menjadi titik awal terjadinya perubahan sikap PM Israel Benjamin Netanyahu dari apa yang katanya takkan pernah ia lakukan, menyerahkan tanah yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama bagi umat Yahudi kepada Palestina. 

BAGAIMANA NASIB PROSES PERDAMAIAN PASCA-PEMILU ISRAEL?

Posted by: chaidarabdullah on: Juni 16, 2008

       Oleh Chaidar Abdullah        Jakarta, 28/5/96 (ANTARA) – Dengan semakin dekatnya pemilihan umum di Israel, berbagai pandangan bernada harapan dan was-was dilontarkan mengenai nasib perundingan perdamaian PLO-Israel pasca pemilihan umum terutama jika kelompok garis keras sayap kanan Partai Likud unggul dari Partai Buruh.

KEMENANGAN NETANYAHU REBAK KEKHAWATIRAN PALESTINA

Posted by: chaidarabdullah on: Juni 16, 2008

 
        Oleh Chaidar Abdullah        Jakarta, 1/6/96 (ANTARA) – Kemenangan pemimpin sayap kanan Benjamin Netanyahu menyebar kekhawatiran bahwa proses perdamaian dengan PLO, dan juga dengan negara- negara Arab, akan menghadapi bencana sekalipun tak sampai mematikan proses tersebut.

PEMIMPIN DUNIA GESER SIKAP, PALESTINA MAKIN KHAWATIR

Posted by: chaidarabdullah on: Juni 16, 2008

 
        Oleh Chaidar Abdullah        Jakarta, 3/6/96 (ANTARA) – Dengan kalahnya calon Partai Buruh yang mendapat dukungan banyak pemimpin dunia dalam pemilihan umum Israel melawan pemimpin Likud, maka para pendukung Shimon Peres mengubah sikap, sementara rakyat Palestina bertambah khawatir mengenai nasib otonominya.

PEMUKIM YAHUDI BERMAKSUD CAPLOK TEPI BARAT SECARA BERTAHAP

Posted by: chaidarabdullah on: Juni 16, 2008

 

       Oleh Chaidar Abdullah        Jakarta, 10/6/96 (ANTARA) – Sementara para pemimpin Arab mengadakan pertemuan puncak “untuk menyusun strategi” menghadapi kebijakan pemerintah baru berhaluan keras di Israel, para pemimpin pemukim Yahudi, yang menjadi berani oleh terpilihnya Benjamin Netanyahu, telah memperlihatkan sikap makin tak memandang segala norma internasional.
 

ARAB DAN ISRAEL SALING “PERLUNAK SIKAP”

Posted by: chaidarabdullah on: Juni 15, 2008

        Oleh Chaidar Abdullah
 

Jakarta, 23/6/96 (ANTARA) – Para pemimpin Arab — yang memulai konferensi tingkat tinggi (KTT) di Kairo Sabtu (22/6) — dan pemimpin sayap kanan “saling memperlunak” sikap dan berebut posisi sebagai penyokong proses perdamaian Timur Tengah.

IMPIAN AS DI TIMTENG HADAPI MASA SURAM

Posted by: chaidarabdullah on: Juni 15, 2008

 
        Oleh Chaidar Abdullah 
Jakarta, 1/7/96 (ANTARA) – Harapan AS untuk mewujudkan perdamaian di Timur Tengah agaknya menghadapi tantangan dengan terpilihnya tokoh garis keras Likud, Benjamin Netanyahu, sebagai PM baru Israel dan peledakan truk bensin di pangkalan militernya di Al-Khobar dekat Dahran Arab Saudi, Juni lalu.

BAGI NETANYAHU, KONSESI ARAB BELUM CUKUP

Posted by: chaidarabdullah on: Juni 15, 2008

       Oleh Chaidar Abdullah        Jakarta, 8/7/96 (ANTARA) – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang dijadwalkan berangkat ke Amerikat Serikat hari Senin, memandang konsesi pihak Arab dalam perundingan dengan Israel belum cukup dan ia “akan membuat mereka menyesuaikan diri dengan sikap kerasnya”.

ARAB-ISRAEL TERLIBAT PERANG URAT SYARAF SOAL JERUSALEM

Posted by: chaidarabdullah on: Juni 15, 2008

 
       Oleh Chaidar Abdullah    
Jakarta, 13/7/96 (ANTARA) – Para Menteri Luar Negeri Arab yang mengadakan pertemuan di ibukota Oman, Muskat hari Sabtu dilaporkan memperkeras sikap mereka dalam menanggapi pernyataan Benjamin Netanyahu di Washington bahwa “takkan pernah ada pembagian kembali” Jerusalem.