Chaidarabdullah’s Weblog

111 NEGARA SEPAKATI LARANGAN BOM TANDAN

Posted on: Mei 29, 2008

          Delegasi dari 111 negara, Rabu (28/5/08), menyepakati persetujuan bersejarah guna melarang bom tandan, kata Kementerian Luar Negeri Irlandia, dalam kesepakatan yang kekurangan dukungan penimbun dan produsen utama senjata mematikan itu.

        Setelah 10 hari perundingan yang melelahkan di stadion Croke Park di Dublin, para diplomat menyepakati susunan kalimat persetujuan yang berjangkauan luas untuk melarang penggunaan, pembuatan, pengiriman dan penyimpanan bom tandan oleh penandatangannya.

        Kesepakatan tersebut juga menyediakan kesejahteraan bagi korban dan pembersihan daerah yang tercemar oleh bom tandan yang tak meledak.

        Persetujuan itu direncanakan secara resmi disahkan, dan ditandatangani di Oslo pada 2-3 Desember. Penandatangannya kemudian perlu mensahkannya.

        “Ini adalah teks yang sangat ambisius dan keras yang, bagaimanapun, mampu memperoleh konsensus di kalangan semua delegasi,” kata Menteri Luar Negeri Irlandia Michael Martin, sebagaimana dilaporkan media transnasional. “Ini adalah sumbangan sesungguhnya bagi hukum kemanusiaan internasional.”
        Namun, Amerika Serikat, Rusia, China, India, Israel dan Pakistan –semuanya penimbun dan produsen utama bom tandan– tak hadir dalam pembicaraan di Dublin, sehingga tidak menjadi bagian dari kesepakatan itu.

        Departemen Urusan Luar Negeri Irlandia menyatakan 111 negara perserta dan 18 negara pengamat menghadirinya.

        Proses tersebut “telah ditandai oleh tekad sejati dari semua pihak untuk mencapai hasil konsensus yang ambisius.

        Persetujuan itu mengharuskan pemusnahan senjata yang disimpan dalam waktu delapan tahun, kendati persetujuan tersebut membuka pintu bagi generasi mendatang senjata tandan yang lebih akurat dan tak menimbulkan bahaya besar bagi warga sipil.

        Inggris disebut-sebut oleh pelopor persetujuan itu sebagai kelompok negara garis depan yang berusaha mengurangi sikap ambisius kesepakatan tersebut.

        Namun dalam tindakan yang dramatis, Rabu, Perdana Menteri Gordon Brown mengumumkan di London bahwa Inggris akan menarik semua bom tandannya dari operasi dalam upaya “menembus kebuntuan” dalam pembicaraan Dublin.

        Brown belakangan mengatakan dalam suatu pernyataan bahwa ia “senang” dengan kesepakatan dalam persetujuan itu, dan mengatakan itu membuat “dunia jadi tempat yang lebih aman”.

        Rancangan persetujuan yang disepakati di Dublin berbunyi:
   “Masing-masing negara dalam kondisi apa pun takkan pernah;
   “(a) Menggunakan senjata tandan”;
   “(b) Mengembangkan, membuat, jika tidak memiliki, menyimpan, mempertahankan atau menyerahkan kepada siapa saja, langsung atau tidak langsung, senjata tandan”;
   “(c) Membantu, mendorong atau menyebabkan siapa saja terlibat dalam kegiatan yang dilarang bagi satu pihak negara berdasarkan konvensi ini”.

        Kebanyakan pertengkaran di Croke Park berpusat pada apa yang dapat dan tak dapat dilakukan penandatangan dalam operasi gabungan dengan negara yang masih menggunakan bom tandan.

        Rancangan teks kesepakatan itu menyatakan penandatangan “dapat terlibat dalam kerjasama dan operasi militer”.

 

         Tetapi  Koalisi Munisi Tandan (CMC), satu kelompok paying organisasi nir-laba pemerintah, berharap bahwa persetujuan tersebut akan menodai penggunaan senjata tandan –seperti yang dilakukan Kesepakatan Ottawa untuk ranjau darat—dan menghentikan semua Negara membantu Negara lain menggunakannya.

 

         Proses untuk melarang bom tandan, yang dimulai di Norwegia pada Februari 2007, menelusuri jalan yang sama  dengan Kesepakatan Ottawa 1997 dengan diselenggarakan di luar PBB untuk menghindari veto dan berakhirnya persetujuan cepat.

                         

        Bom tandan termasuk senjata yang menimbulkan bahaya paling besar bagi warga sipil, terutama di negara yang banyak dijatuhi bom itu seperti Laos, Vietnam dan Afghanistan.   

 

A US B-1 Lancer releasing its payload of cluster bombs  

Satu pesawat B-1 Lancer sedang menjatuhkan bom tandan

 

 

        Bom tandan, yang dijatuhkan dari pesawat atau ditembakkan dengan menggunakan senjata artileri, meledak di udara, dan secara acak menjatuhkan bom-bom kecil. Banyak negara mengusahakan larangan akibat resiko warga sipil terbunuh atau cacat akibat dampaknya yang tak pandang-bulu dan berjangkauan luas.

             

        Bom tersebut juga menimbulkan ancaman langgeng terhadap warga sipil karena banyak bom kecil yang disebarkannya gagal meledak saat jatuh ke Bumi.

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: