Chaidarabdullah’s Weblog

121 ORANG DIPERIKSA DI AFSEL KARENA DIKHAWATIRKAN TERSERANG VIRUS

Posted on: Oktober 8, 2008

    Sebanyak 121 orang yang telah melakukan kontak dengan tiga orang yang meninggal akibat virus demam berdarah yang belum diketahui jenisnya tetap berada dalam pengawasan meskipun semuanya kelihatan baik-baik saja, kata beberapa dokter di Afrika Selatan, Selasa (7/10/08).
    Dokter Lucille Blumberg dari Lembaga Nasional Penyakit Menular mengatakan meskipun penyakit itu saat ini “terkendali”, para dokter harus menunggu selama 21 hari sebelum mereka dapat menyatakan penyakit tersebut benar-benar dapat dikendalikan.
    Dua-puluh-satu hari adalah masa yang dipercaya para dokter penyakit itu masih dapat berpindah dari pajanan ke inkubasi dan kemunculan.
    Sedikitnya 121 orang yang telah melakukan kontak dengan orang yang meninggal telah dikumpulkan dan setiap enam jam, temperatur orang-orang itu telah diukur selama masa tiga pekan.
    “Jika kami tidak yakin dengan gejala mereka, kami akan menempatkan mereka di ruang isolasi untuk diperiksa,” kata dokter Nivesh Sewlall, yang melakukan perawatan. 
    Pada 12 September, seorang perempuan berusia 36 tahun, Cecilia van Deventer, dibawa dengan menggunakan pesawat dari Zambia ke Morningside Medi Clinic di Sandton, Johannesburg. Perempuan itu dirawat karena menderita demam akibat gigitan kutu dan pontensi infeksi lain, tapi meninggal dua hari kemudian.
    Seorang stas paramedis Zambia yang menyertai perempuan tersebut ke Afrika Selatan meninggal pekan lalu, dan seorang perawat di klinik itu meninggal pada Ahad.  
    Pada Selasa, Sewlall mengatakan di antara orang yang sedang diawasi, enam orang telah dibawa ke rumah sakit tapi empat orang sudah diperkenankan pulang.
    Seorang penyelia kebersihan berusia 51 tahun yang dibawa ke rumah sakit Chris Hani Baragwanath karena menderita gejala penyakit serupa juga sudah diperkenankan pulang Selasa. Blumberg mengatakan pemeriksaan darah perempuan tersebut tak memperlihatkan adanya penyakit berbahaya dan ia berada dalam kondisi baik.
    Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun, putra seorang perawat yang meninggal, dan pengasuhnya, yang berusia 23 tahun, masih berada di rumah sakit meskipun tak satu pun dari kedua orang itu memperlihatkan gejala apa pun.  
    “Anak laki-laki tersebut baik-baik saja, tapi ini adalah masa trauma dan waktunya untuk penyuluhan trauma,” kata Sewlall.
    Pengasuhnya mulanya telah memperlihatkan demam tinggi, tapi kini berada dalam kondisi baik sementara kondisi darahnya  normal.
    Para dokter mengatakan meskipun kematian anggota staf kebersihan baru-baru ini di Morningside Medic-Clinic barangkali tak berkaitan dengan kematian lain di rumah sakit itu, mereka tak dapat mengabaikan apa pun pada tahap ini.     
    “Secara ilmiah kami tak dapat mengesampignkan apa pun sampai kami mencapai masa 21 hari,” kata Sewlall.     
    Sewlall dan pejabat lain medis mengadakan taklimat di Morningside Medi-Clinic pada Selasa, karena mereka mengatakan mereka ingin menghilangkan salah-penafsiran dan kepanikan sehubungan dengan penyakit itu.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: